Posts

Showing posts from September, 2025

🌿 Sajak Tadabur Al-Baqarah 9–10

  🌿 Sajak Tadabur Al-Baqarah 9–10 Di wajah mereka, senyum berpura-pura, di hati mereka, bayangan bercabang dua. Mereka kira dapat menipu Yang Maha Menatap, padahal cermin jiwa retak, memantul hanya dusta. Wahai jiwa, jangan biarkan hatimu berpenyakit, karena racun dusta mengalir halus dalam nadi. Setiap bisikan palsu, menambah luka batin, hingga cahaya iman terkubur, tertutup debu. Allah tidak buta, dan cinta-Nya tidak tertipu, segala pura-pura hanyalah jerat bagi dirimu. Obatilah hati dengan jujur dan bening, agar luka tidak menjadi azab, agar penyakit tidak menjadi jurang. Wahai kekasih Ilahi, jadilah sebenar-benar engkau di hadapan-Nya, karena Dia lebih dekat dari rahasia dalam dada.

CERMIN JIWA YANG RETAK TADABUR DAN MUHASABAH SUFI ATAS AYAT KEMUNAFIKAN

Image
      KATA PENGANTAR   Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk, penawar, dan cahaya bagi hati-hati yang mencari kebenaran. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad ï·º, beserta keluarga, sahabat, dan para pewaris risalah yang setia menjaga kemurnian kalam Ilahi. Buku yang berada di tangan pembaca ini, “Cermin Jiwa yang Retak: Tadabur dan Muhasabah Sufi atas Ayat Kemunafikan” , lahir dari kegelisahan ruhani. Kegelisahan melihat bagaimana hati manusia seringkali tertipu oleh dirinya sendiri, menampilkan wajah keimanan namun menyembunyikan keraguan dan kebohongan di dalamnya. Allah telah menggambarkan keadaan itu dengan sangat tegas dalam Surat Al-Baqarah ayat 9–10: tentang mereka yang berdusta kepada Allah dan orang beriman, tentang hati yang berpenyakit, dan tentang azab sebagai konsekuensi dari kedustaan. Tradisi sufi memandang ayat-ayat ini bukan sekadar kisa...