Kursi-Nya Meliputi Langit dan Bumi

 Kursi-Nya Meliputi Langit dan Bumi


Di antara kelamnya dunia yang fana,

Aku temukan cahaya:

"Allahu laa ilaaha illa Huwa"

Tiada ilah selain Dia,

Yang Menghidupkan ruhku dengan Nama-Nya

Yang Menjaga hatiku dari tidur yang lalai.


Tiada kantuk menyentuh-Nya,

Sedang aku lelah dalam gelisah dunia

Tapi Dia...

Tak pernah alpa,

Menjaga segala rahasia dan terang yang ada.


Lahulah ma fissamawati wama fil-ardh,

Segala yang di langit dan di bumi

Adalah milik-Nya —

Bahkan sukmaku yang bergetar ini,

Bukan milikku sejatinya.


Man dzalladzi yasyfa'u 'indahu illa bi idznih?

Siapa yang bisa memohon bagi yang lain,

Tanpa izin-Nya?

Di hadapan-Nya,

Malaikat pun tiada kuasa tanpa restu-Nya.


Dia Maha Tahu,

Sebelum aku mengenal kata “tahu”,

Dia memahami apa yang tersembunyi

Di balik helai-helai fikirku

Dan masa depanku,

Yang bahkan belum sempat aku mimpi.


Wasi'a kursiyyuhu alssamawati waal-ardh,

Kursi-Nya meliputi langit dan bumi—

Sedang hatiku sempit,

Tak mampu menampung setetes pun dari lautan-Nya.


Wa laa ya’uduhu hifdzuhuma,

Menjaga semuanya tak memberatkan Dia

Sedang aku,

Letih menjaga diri dari nafsu yang terus menggoda.


Wahuwa al-‘Aliyyu al-‘Azhiim.

Dia Maha Tinggi...

Tak terjangkau oleh pikiran,

Namun dekat...

lebih dekat dari urat nadiku,

Memanggil dengan lembut:

"Kembalilah, wahai yang lupa akan Tuhannya..." 🌙

Comments

Popular posts from this blog

EVALUASI PERKEMBANGAN MAJOR PROJECT KORPORASI PETANI TAHUN 2020

Etika Profesi Hukum dalam Krisis Integritas