🌿 Sajak Tadabur Surat Al-Ḥijr 🌿
Di antara batu-batu membisu,
terdengar gema kisah kaum terdahulu,
Tsamud yang megah dengan pahatan rumahnya,
namun runtuh oleh keangkuhan hatinya.
Al-Ḥijr, nama yang menjadi peringatan,
bahwa sombong hanyalah jalan kehancuran.
Iblis pun enggan sujud,
angkuh menolak titah Sang Pencipta,
hingga terkutuk selamanya.
Namun, di tengah ancaman murka,
ada cahaya janji yang tak ternoda:
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Adz-Dzikr,
dan Kamilah yang menjaganya.”
(QS. Al-Ḥijr: 9)
Al-Qur’an tetap suci,
abadi melintasi zaman,
penuntun hati yang haus akan kebenaran.
Wahai jiwa yang letih dalam perjuangan,
jangan resah pada ejekan manusia,
jangan gundah pada tipu daya dunia.
Teguhkan hatimu,
sabar dalam dakwahmu,
dan sujudlah hingga ajal menjemputmu.
Al-Ḥijr adalah cermin,
bagi yang beriman ia peneguh,
bagi yang sombong ia peringatan,
bagi semua insan ia panggilan:
kembalilah pada Tuhanmu
dengan hati yang tunduk dan berserah.
Comments
Post a Comment