Tadabur Surat Al-Baqarah ayat 7:

 Tadabur Surat Al-Baqarah ayat 7:

> خَتَمَ اللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ وَعَلَىٰ سَمْعِهِمْ ۖ وَعَلَىٰٓ أَبْصَٰرِهِمْ غِشَٰوَةٌ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

"Allah telah mengunci hati dan pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutup. Dan bagi mereka azab yang besar."

Tadabur & Makna:

1. Allah mengunci hati mereka

Hati adalah pusat iman, kesadaran, dan rasa takut kepada Allah.

Jika hati terkunci, maka kebenaran tidak lagi dapat masuk, walaupun kebenaran itu hadir jelas di depan mereka.

Kunci ini adalah konsekuensi dari kekerasan hati, kesombongan, dan penolakan berulang terhadap petunjuk Allah.


2. Pendengaran yang terkunci

Meski telinga mereka sehat, mereka tidak benar-benar mau mendengar.

Mereka hanya mendengar suara, tapi menolak mengambil pelajaran.


3. Penglihatan yang tertutup

Mata mereka melihat tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta dan dalam kehidupan, tetapi seakan-akan ada tirai yang menghalangi.

Hati yang tertutup membuat mata dan telinga tidak berfungsi untuk mendekatkan diri pada kebenaran.


4. Azab yang besar menanti mereka

Azab itu berupa kehilangan cahaya iman di dunia, hidup dalam kehampaan dan kebingungan.

Dan di akhirat kelak, siksa yang berat menanti sebagai akibat pengingkaran dan kesombongan.


Pelajaran Kehidupan:

Hati yang tertutup lebih berbahaya daripada mata yang buta.

Penolakan berulang terhadap kebenaran bisa menutup pintu hidayah.

Menjaga hati tetap lembut dengan dzikir, istighfar, dan taubat adalah cara agar hati tidak terkunci.

Allah tidak menzalimi manusia, tetapi manusia sendiri yang memilih untuk menutup diri dari petunjuk.

🌿 Renungan:

Kita perlu selalu berdoa agar hati tidak tertutup, telinga tidak tuli dari kebenaran, dan mata tidak buta dari tanda-tanda Allah.

Comments

Popular posts from this blog

EVALUASI PERKEMBANGAN MAJOR PROJECT KORPORASI PETANI TAHUN 2020

Etika Profesi Hukum dalam Krisis Integritas